Login Diperlukan

Wajib Login!

Login dulu buat baca novel ini

Login

Chapter 13

Translator: Casper

Proofreader: Casper

Chapter 13 – Sekali Marinir, Tetap Marinir (1)

Acara kumpul yang berisik itu dimulai pukul 9 pagi.

Namanya “Assara,” sebuah klub khusus yang dibuat oleh para veteran Korps Marinir dari wilayah Chungcheong-do yang akrab satu sama lain.

Inho berdiri dengan bangga, menyanyikan lagu kebangsaan Marinir dengan suara bariton yang dalam dan kuat.

“Ra-i, ra-i, ra-i, ra-i, cha-cha-cha!”

“Wah, suara junior kita mantap! Baiklah, semuanya, kumpulkan uangnya!”

Uang mulai menumpuk di dalam topi Marinir—lembaran tebal 50.000 won, bukan hanya 10.000 won.

Ini bukan sekadar senior mentraktir ongkos bus junior saat latihan cadangan—ini level yang berbeda. Dengan lebih dari 100 orang, mereka tidak hanya memasukkan selembar masing-masing.

‘Tunggu… satu lagu menghasilkan lebih dari 5 juta won? Gila! Penyanyi terkenal saja belum tentu dapat sebanyak ini!’

Dengan bayaran seperti ini, Inho bisa melakukan aksi konyol seharian. Mungkin inilah kekuatan sejati persaudaraan Marinir.

Tapi tetap saja… bukankah ini terlalu banyak uang? Apa benar tak apa menerimanya?

Saat Inho selesai bernyanyi, topi penuh uang itu diserahkan kepadanya.

“Ambil ini, anggota termuda kita!”

“Hormat! Angkatan 948, Choi Inho! Terima kasih banyak!”

“Semangat sekali! Katanya dulu kau judo?”

“Siap! Saya masuk SMP olahraga, tapi harus pindah karena cedera.”

“SMP Olahraga… SMP Daejeon Sports?”

“Benar, senior!”

“Haha, bagus! Aku dulu gulat di sana!”

“Ah! Senior! Sebuah kehormatan!”

Inho sadar, kelompok ini mungkin memberinya koneksi lebih banyak daripada klub sepak bola lokal. Benar-benar ada berbagai macam orang di sini.

Anggota termuda baru saja menerima setumpuk uang, dan suasana minum makin memanas. Saatnya ronde kedua.

‘Bagaimana 100 orang bisa bergerak bersama?’ Tapi bagi Marinir, tak ada yang mustahil.

“Ayo! Ronde dua!”

Saat acara pertama selesai, dua bus merah terang sudah terparkir di luar, menunggu.

“Ini benar-benar beda level…”

“Ronde dua ke mana?”

“Makgeolli!”

“Oke, makgeolli! Para junior, siap-siap!”

“Siap!”

Di antara para junior, hanya Inho yang masih berusia 20-an. Sisanya sudah mendekati 40.

Diskusi Bab (0)

Silakan Login untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Pengaturan Baca

Tema Warna
Jenis Font
Poppins
Serif
Roboto
Mono
Arial
Tahoma
Ukuran Font 1.1rem
Jarak Baris 1.8
Spasi Paragraf 1.2em
Jarak Huruf 0px
Lebar Halaman Normal
Posisi Teks

Semua Bab