Login Diperlukan

Wajib Login!

Login dulu buat baca novel ini

Login

Chapter 12

Translator: Casper

Proofreader: Casper

Chapter 12 – Jackpot (2)

Inho berjalan menuju Tim Sales 2 yang terletak di sudut paling ujung lantai 14.

Namun saat sampai di sana, ia melihat sesuatu yang aneh—dinding kaca tebal membatasi area kantor.

“…Kaca?”

Seluruh area itu dikelilingi panel kaca kokoh.

Biasanya, hanya departemen penting seperti Divisi Perencanaan Strategis atau Markas Restrukturisasi yang mendapat perlakuan seperti ini.

Penasaran, Inho mengetuk kaca di sana-sini. Tepat saat itu, ia bertemu Manager Park yang datang lebih awal.

“Manager! Ini semua apa?”

“Oh, itu? Tim manajemen memasang partisi kaca kemarin. Mulai sekarang, kita punya kantor pribadi sendiri.”

“Kantor pribadi?!”

Itu hanya bisa berarti satu hal: Tim Sales 2 telah membuktikan diri sebagai tim dengan performa terbaik.

Dan masih ada lagi.

“Ini, lihat kartu nama baru kita.”

“Kartu nama baru?”

“Iya. Nama kita diganti jadi ‘Divisi Sales Luar Negeri.’ Di bawahnya masih tertulis Tim Sales 2, tapi perubahan seperti ini jarang terjadi.”

Itu adalah promosi terselubung. Tim Sales 2, yang dulu diperlakukan seperti tim buangan tak berguna, kini terlahir kembali sebagai sesuatu yang bernilai.

Manager Park mengetikkan kode di door lock pada partisi.

Beep beep beep, klik!

“Wah, ada door lock!”

“Haha! Senang sekali, ya?”

“Tentu saja! Aku tak pernah membayangkan kantor kita punya kunci sendiri! Luar biasa!”

“Ini semua berkatmu.”

Manager Park menjatuhkan sebuah koran ke atas meja.

[Headline: Krisis Kedelai, Agflation Meningkat!]

[Headline: Redevelopment Merajalela dan Proyek Empat Sungai—Krisis Bahan Baku di Depan Mata?]

[Headline: Agflation dan Badai Debu Menghantam Korea!]

Semua artikel mengatakan hal yang sama: inflasi pangan dan harga bahan baku yang melonjak tajam.

“Baru kemarin kedelai kita selesai bea cukai. Pasir juga. Dan dengar ini—harganya sudah naik lebih dari 10% hanya dalam seminggu. Bisa percaya?”

“Dan kita menambahkan margin sekitar 10–15% lagi di atasnya…”

“Itu berarti kita dapat setidaknya 25% keuntungan.”

“Wah…”

Margin keuntungan yang mencengangkan. Dan itu belum semuanya.

“Ingat kita beli pasir berapa?”

“Iya. Sekitar 2.000 won per meter kubik, termasuk biaya pemurnian dan transportasi.”

“Sekarang harganya 16.000 won. Dan katanya akan tembus 20.000 won dalam sebulan.”

Jackpot yang sulit dipercaya.

Diskusi Bab (0)

Silakan Login untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Pengaturan Baca

Tema Warna
Jenis Font
Poppins
Serif
Roboto
Mono
Arial
Tahoma
Ukuran Font 1.1rem
Jarak Baris 1.8
Spasi Paragraf 1.2em
Jarak Huruf 0px
Lebar Halaman Normal
Posisi Teks

Semua Bab