Prolog

Ujung pedang tersebut lurus dilancangkan.

Yang memegang pedang tersebut ialah seorang gadis cantik. Dengan rambut perak yang terjuntai hingga ke pinggangnya, dia melihat pemuda itu dari atas kudanya.

"Buang busurmu."

Pemuda itu mematuhinya, meletakkan busur yang dia pegang dengan tangannya ke tanah.

Dia tak merasa layaknya menolak. Anak panahnya telah habis.

Dikelilingi banyak mayat yang terbaring di atas tanah. Pedang yang patah, tombak yang tertancap di tanah layaknya batu nisan, dan angin yang membawa aroma darah.

"Namaku adalah Eleonara Viltaria. Dan kau?"

Seketika aroma darah terhapus, suara jelas gadis itu bergema.

Dia tampak berwibawa, dan selain itu dia memiliki cahaya di sana yaitu, mata merah pekat.

Pemuda itu menjawab pertanyaannya dengan terkesima.

".... Tigrevurmud Vorn."

Setelah menanyakan beberapa pertanyaan, dia menyarungkan pedang, tampak bahagia.

Lalu, kepada pemuda itu, dia tersenyum manis.

"Mulai sekarang, kau milikku."

Diskusi Bab (0)

Silakan Login untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Pengaturan Baca
Tema Warna
Jenis Font
Poppins
Serif
Roboto
Mono
Arial
Tahoma
Ukuran Font 1.1rem
Jarak Baris 1.8
Spasi Paragraf 1.2em
Jarak Huruf 0px
Lebar Halaman Normal
Posisi Teks

Semua Bab