Login Diperlukan

Wajib Login!

Login dulu buat baca novel ini

Login

Chapter 61

Proofreader – Casper

Chapter 61

Aku kembali menekan Yoon Songjeong.

“Kalau kau janji, keluarkan ponselmu sekarang juga dan suruh orang-orang di rumah sakit pulang untuk istirahat mulai hari ini. Cepat!”

“A-ah, iya!”

Yoon Songjeong tergagap, panik, akhirnya menjawab. Lalu dia mengeluarkan ponselnya dan melakukan persis seperti yang kuperintahkan.

Dalam momen singkat itu, kami saling membaca pikiran.

Perempuan itu entah bagaimana terlibat dalam kondisi ayahku sekarang. Dan begitu aku menyadari itu, dia juga menyadari bahwa aku sudah menangkap baunya.

Perang baru di antara kami akan segera dimulai.

Saat aku keluar dari ruang tunggu, Dorim mengejarku keluar.

Aku bertanya pada Dorim, “Kenapa? Ada yang mau kau katakan?”

“Aku cuma mau mengucapkan terima kasih, oppa.”

“Tak perlu berterima kasih. Aku cuma menjalankannya sesuai wasiat ayah.”

“Tapi kalau oppa menentang, semuanya tidak akan semulus ini.”

Aku sedikit terkejut dengan ucapan terima kasih Dorim. Sepertinya Jang Dorim sudah tidak merasa perlu menyembunyikan wajah aslinya dariku. Dia sudah mendapatkan semua yang dia mau.

“Ya. Diskusikan dengan ibumu dan kelola perusahaan dengan baik. Tantangannya akan lebih banyak daripada yang kau kira.”

“Oppa… oppa jauh lebih hebat dari yang kupikir.”

“Baru sadar sekarang?”

Aku bercanda ringan, dan Dorim terkekeh kecil. “Pfft!”

Kenapa dia tiba-tiba begini sekarang?

Ini pertama kalinya aku melihat Dorim tersenyum di depanku. Ucapan terima kasihnya bukan basa-basi. Tapi sementara aku sedang melihat wajah asli di balik topengnya, dia belum melihat wajah asliku.

Aku masih punya banyak kartu yang belum kutunjukkan pada Jang Dorim.

Di mata Dorim, selalu ada rasa meremehkan dan jijik yang tersembunyi. Dia berusaha tidak menunjukkan emosi apapun padaku, tapi saat menatap Jang Yooju si pembuat masalah, perasaan itu jelas.

Dan yang paling utama, dia tidak bisa menyembunyikan rasa superiornya atas diriku. Tidak pintar, tukang bikin masalah… bahkan duduk di atas kerajaan raksasa bernama Seongsan pun bukan cuma gagal merebutnya, tapi malah membuang kesempatan dengan menenggelamkan diri dalam pesta pora.

Dia pasti mengira dia bisa menyingkirkan sampah seperti itu kapan saja.

Ayah membesarkan Dorim sebagai pangeran, bukan putri, sejak kecil. Ayah mendorongnya menjadi kepala korporasi besar perempuan pertama di negara ini. Karena itu, kepercayaan diri Yoon Songjeong pun membesar.

Diskusi Bab (0)

Silakan Login untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Pengaturan Baca

Tema Warna
Jenis Font
Poppins
Serif
Roboto
Mono
Arial
Tahoma
Ukuran Font 1.1rem
Jarak Baris 1.8
Spasi Paragraf 1.2em
Jarak Huruf 0px
Lebar Halaman Normal
Posisi Teks

Semua Bab